01. The Beatles – Yesterday and Today (1966)

Dalam album ini, John Lennon dkk berpose dengan menampilkan gambar seram: Mereka mengenakan pakaian putih ala tukang jagal beserta potongan-potongan tubuh (boneka) bayi dan daging mentah bertebaran. Maksud filosofinya adalah: mereka merasa karya seni Beatles telah dijagal. Sayangnya, pihak distributor menolak memasarkannya dan mereka pun mendesain ulang kovernya dengan desain yang garing dan menempelkannya diatas cover asli yang seram itu. Kini, cover The Beatles yang dikenal dengan sebutan “The Butcher Cover” itu menjadi barang langka yang diburu para kolektor dan Beatlesmania di seluruh dunia.
02. Guns N’ Roses – Appetite For Destruction (1987)

Mulanya, Axl Rose dkk memasarkan albumnya dengan cover yang amat mengerikan: Wanita tergolek lemas dengan celana dalam melorot, baju acak-acakan dan puting menyembul. Di hadapannya berdiri robot aneh, yang mungkin baru memerkosa si cewek. Dan yang lebih absurd, di atas mereka ada monster raksasa dengan gigi terbuat dari pisau. Tak heran kalau kemudian album ini ditarik dan dibuatkan art cover yang tak kalah menarik namun jelas kalah heboh.
03. John Lennon – Two Virgins (1968)

Tampaknya kegeniusan John Lennon sedang pergi ketika ia merilis single eksperimental dengan Yoko Ono, bertitel Two Virgins ini. Bukan hanya lagu-lagunya yang jelek, tapi juga covernya. Jelas saja hampir semua toko menolak untuk menjualnya, kalaupun ada, covernya ditutupi sampul cokelat terlebih dahulu. Tindakan bagus, mengingat tidak semua orang demen lihat John dan Yoko yang sedang bugil.
04. Jane’s Addiction – Ritual De Lo Habitual (1990)

Cover yang cukup gila. Tiga orang sedang threesome lengkap dengan perkakasnya masing-masing. Setelah dirilis, sejumlah toko menolak menjualnya karena menganggap cover itu terlalu vulgar. Setelah album itu ditarik kembali, Dave Navarro dkk merilis versi lain dengan cover album yang berbeda dan bernada protes –hanya lembaran putih dan nama band dengan kutipan dari UUD Amerika yang menytakan kebebasan berbicara dilindungi oleh Undang-Undang.
05. Poison – Open Up And Say...Ahh!

Sebagian orang merasa risih dengan cover album ini ketika baru diluncurkan. Alhasil, pihak label pun menyensor gambar dan menutupinya dengan blok hitam.
06. Live Crew – As Nasty As They Wanna Be (1989)

Inilah album yang pertama kali dikategorikan ‘cabul’ secara resmi oleh pengadilan federal Amerika. Penyebabnya apalagi kalau bukan cover album yang menampilkan pantat-pantat cewek dari belakang dan para anggota band itu mengintip di sela-sela kaki mereka.
07. U2 – Boy

Sebenarnya cover yang menampilkan wajah lugu bocah cilik ini tidak bermasalah ketika rilis di Inggris. Namun ketika akan dirilis di Amerika (mungkin mengingat banyaknya “orang sakit” di sana), gambar anak kecil ini ditakutkan menonjolkan kesan pedofilia. Maka covernya pun diganti dengan gambar Bono dkk.
08. Alice Cooper - Love it to Death (1971)

Sekilas mungkin tidak ada yang aneh dari cover ini. Tapi perhatikan baik-baik, obyek bagian tubuh yang terlihat di selangkangan itu menyebabkan kehebohan karena sebagian orang menganggap itu adalah alat kelamin. Padahal jelas-jelas itu adalah jari. Tapi demi kenyamanan, cover itu diperbaiki dan bagian jempol sialan itu dihilangkan dengan teknik air-brush.
09. Led Zeppelin – House of the Holly (1973)

Cover album ini ditolak di daerah yang religius di Amerika dan Eropa, maka gambar anak-anak perempuan itu pun ditutupi dengan blok tulisan nama band dan albumnya.
10. Dream Theater – Live Scenes From New York (2001)

Mungkin band ini memiliki indra keenam. Mereka membuat album live di New York, dengan cover album menunjukkan Menara Kembar WTC diselimuti api dan (ini yang bikin merinding) album tersebut direncanakan rilis tanggal 11 September 2001.
11. The Coup – Party Music (2001)


Band rap ini mungkin juga memiliki kemampuan meramal. Album yang dirilis pada awal september 2001 ini menampilkan gambar anggota band yang sedang menyalakan pemicu bom untuk meledakkan WTC. Setelah peristiwa 911 itu terjadi, pihak label menarik kembali album itu dan mengganti covernya.
13. Leftover krack – Fuck The World Trade (2004)
Kalau yang ini memang cari gara-gara. Lihat saja, gedung WTC terbakar dengan pesawat yang siap menabrak ke menara kedua. Di depannya ada Bush, Cheney dan mantan Walikota New York, Rudy Giuliani sedang tertawa-tawa.
14. Roxy Blue – Want Some? (1992)
Cover album ini dianggap sebagai penodaan terhadap karakter kebanggaan warga Amerika, Paman Sam. Paman Sam yang biasanya tampil mengatakan “We Want You” pada cover ini malah mengatakan kalimat menggoda, “Want Some?” sambil tangannya nangkring di pantat cewek seksi berbikini.
15. Roger Waters – The Pros And Cons Of Hitchhiking (1984)


Cover album dari mantan personil Pink Floyd ini banyak dicecar kaum feminis. Tidak lain karena gambar covernya yang sangat vulgar: cewek bugil sedang berusaha mendapatkan tebengan mobil. Untuk menghindari ribut-ribut, cover tersebut ditarik dan dikeluarkan lagi dengan sensor hitam pada pantat si cewek..
Sumber: kaskus.us
Setiap keluarga memiliki sejarahnya masing-masing, termasuk sejumlah skandal kelam yang ingin disembunyikan. Hal yang sama berlaku untuk keluarga kerajaan Inggris.Keluarga kerajaan Windsor termasuk salah satu keluarga dengan latar belakang sejarah dan skandal yang menarik, mulai dari seorang raja yang menyerahkan takhtanya demi menikahi seorang gadis Amerika, sampai seorang pangeran yang berkhayal menjadi sebuah tampon. Berikut ini adalah rangkumannya seperti dikutip situs glo.msn.com:Raja Edward VIII
Bagi Anda yang telah menyaksikan film The King's Speech tentu tahu bagaimana Pangeran Albert didorong masuk ke dalam kekuasaan ketika kakak laki-lakinya, Raja Edward VIII turun takhta demi menikahi Wallis Simpson, seorang janda cerai 2 kali berkebangsaan Amerika.Sebagai Prince of Wales, Edward selalu tertarik dengan perempuan-perempuan yang telah menikah. Tetapi, ketika dia memutuskan untuk memperistri Wallis, hal ini menyebabkan skandal dan dia harus mengorbankan takhta yang baru didudukinya selama kurang dari 1 tahun.Drama itu terus berlanjut setelah kematiannya. Sejumlah file FBI yang dibongkar mengungkapkan, Edward VIII terpaksa mengundurkan diri bukan karena status janda cerai Wallis. Tetapi, karena status perempuan itu sebagai simpatisan Nazi dan perbuatannya menyampaikan rahasia negara kepada kekasih Nazi-nya.Pangeran Charles
Anda barangkali masih mengingat skandal 'Camillagate' alias 'tampongate' yang sempat menghebohkan Inggris nyaris 2 dasawarsa silam. Sebuah percakapan genit antara Camilla dan Charles terekam dan dipublikasikan pada 1992. Padahal, ketika itu mereka berdua sama-sama telah menikah dengan orang lain. Kaset rekaman itu berisi percakapan yang mana Charles mengatakan ingin menjadi tampon Camilla. Percakapan itu tentu saja mencoreng wajah Putri Diana dan keluarga kerajaan, termasuk Charles dan Camilla.Putri Margaret
Sebagai adik perempuan Ratu Elizabeth, Putri Margaret memiliki reputasi glamour dan kontroversial. Waktunya sekitar penobatan kakaknya, Margaret jatuh cinta pada seorang duda cerai, Peter Townsend, yang berusia 16 tahun lebih tua dibandingkan dirinya. Gereja Inggris, keluarga kerajaan, dan pemerintah menegaskan bahwa dia harus meninggalkan kehidupan kerajaan jika memilih untuk menikah dengan lelaki itu. Margaret akhirnya memutuskan untuk membatalkan niatnya.Sebaliknya, dia malah menikah dengan fotografer Anthony Armstrong-Jones pada 1960, yang menjadi Earl of Snowdown. Tetapi, pernikahan itu segera kandas di mata publik. Beredar rumor tidak menyenangkan tentang perselingkuhan, penggunaan obat-obatan, dan kecanduan minuman keras serta pertanyaan tentang seksualitasnya.Ketika sang putri tertangkap kamera bersama seorang kekasih muda, suaminya mengambil kesempatan itu untuk bercerai dan bermain sebagai korban. Setelah itu, muncul kabar bahwa Lord Snowdown mungkin telah menjadi ayah dari seorang anak sebelum pernikahan mereka.Putri Diana
Saat berusia 16 tahun, Putri Diana bertemu dengan Pangeran Charles yang kemudian menjadi suaminya. Padahal, ketika itu Charles justru sedang berkencan dengan kakak perempuannya.Pada 1995, dalam sebuah wawancara Putri Diana mengakui perselingkuhannya selama 5 tahun dengan seorang perwira militer, James Hewitt, yang dicintainya. Setelah kematiannya, James menyebabkan skandal lain dengan mencoba menjual surat cinta Diana kepada dirinya.James kembali menjadi berita di Inggris pada pekan ini. Dia mengaku sempat merenung untuk bunuh diri pasca perselingkuhan itu, dan menyangkal rumor yang menyatakan dirinya mungkin ayah dari Pangeran Harry. Menurutnya, hubungannya dengan Diana dimulai setelah kelahiran Harry.Putri Anne
Sekitar 500 juta orang menyaksikan pernikahan putri satu-satunya Ratu Elizabeth, Putri Anne, dengan letnan tentara Mark Phillips pada 1973. Akan tetapi, pada 1985 Mark tertangkap basah memiliki seorang anak buah perselingkuhannya dengan seorang perempuan Selandia Baru.Pada 1989, Anne dan Mark berpisah, dan mereka akhirnya bercerai pada 1992. Pada akhir tahun itu, Anne menikah lagi dengan Timothy Laurence di hadapan 30 tamu. Dia menjadi janda kerajaan pertama yang menikah lagi setelah Henry VIII.Kedua buah hati Anne, Peter dan Zara Phillips, tidak memiliki gelar tersangkut di nama mereka mungkin dengan harapan memiliki kehidupan yang lebih normal. Mereka adalah cucu pertama monarki yang melakukannya selama lebih dari 500 tahun.Sarah Ferguson
Pada Agustus 1992, Sarah Ferguson, Duchess of York, tertangkap kamera ketika jari kakinya berada di mulut seorang pengusaha Texas, John Bryan. Sang putri telah mengumumkan perpisahannya dari Pangeran Andrew. Tetapi, foto memalukan itu memberikan sorotan negatif terhadap keluarga kerajaan.Andrew dan Sarah bercerai pada 1996. Tetapi, dia membuat skandal lagi pada 2010, ketika menawarkan akses terhadap pangeran kepada seorang reporter yang menyamar dengan imbalan 500.000 poundsterling.Pangeran Harry
Meski pun semua perhatian dunia terpusat pada Pangeran William akhir-akhir ini, sang adik Pangeran Harry merupakan sosok yang lebih sering membuat headline dalam hal skandal. Pada 2002, dia mengaku menghisap ganja. Sedangkan pada 2005, dia berpakaian seperti perwira Nazi. Sebuah keputusan mengejutkan yang kemudian segera dia sesali.
sumber
10. Histeria Perempuan
Histeria adalah diagnosis umum untuk perempuan agresif dan pembangkang, sejakYunani Kuno. Filsuf Yunani, termasuk Hippocrates dan Plato, memandang rahim sebagai makhluk hidup yang mengembara melalui tubuh wanita, dan sering menyebabkan penyakit. Bahkan, kata "histeria" berasal dari kata Yunani Hysteria yang berarti uterus /rahim . Insomnia, gugup, lekas marah, kehilangan nafsu makan, retensi cairan, kejang otot dan gejala lainnya dikatakan hasil dari rahim yang liar berkeliaran.Meskipun histeria adalah diagnosis umum untuk biarawati, perawan dan janda sepanjang Abad Pertengahan, penyakit ini benar-benar meledak di Amerika dan Eropa di abad ke-19 , menciptakan pasar yang besar untuk vibrator, douche dan perangkat sejenis.Satu dokter, pada 1859, bahkan mengklaim seperempat dari seluruh wanita menderita histeria, sementara yang lain menyusun daftar 75 halaman tentang gejala histeria, dan itu masih belum komplit.Resep-resep yang paling umum untuk histeria, tentu saja, seks dan masturbasi, kadang-kadang dilakukan oleh dokter sendiri, sampai pasien mengalami “hysterical paroxysm” (orgasme).
9. Homoseksualitas
Banyak orang lupa bahwa homoseksualitas itu, dan masih, dianggap sebagai gangguan mental oleh banyak orang. Asosiasi Psikiater Amerika tidak memindahkan menggolongkan homoseksualitas sebagai penyakit mental sampai tahun 1973. Gay dianggap sakit mental di China hingga 2001, setelah 5 tahun penelitian intensif oleh kelompok Psikiatri Cina. Di banyak negara di seluruh dunia, gay masih dianggap gila dan tidak bermoral, menghadapi hukuman, pengucilan dan bahkan kematian.
8. Drapetomania
Drapetomania adalah penyakit kejiwaan diakui yang menyebabkan budak hitam untuk melarikan diri dari penangkaran, dijelaskan oleh dokter Samuel Cartwright, pada 1851. Menurut Cartwright, penyakit ini dihasilkan karena si pemilik budak "membuat diri mereka terlalu akrab dengan [budak], memperlakukan mereka sederajat" dan diresepkan agar sang empunya budak "mencambuk iblis agar keluar dari mereka" sebagai"tindakan pencegahan." Pembenaran dan pemahaman Cartwright untuk drapetomania terutama didasarkan pada Alkitab, mengutip gagasan bahwa budak harus menaati tuan mereka.
7. Dysaethesia Aethiopica
Penyakit mental lain yang diduga dari Samuel Cartwright, menggambarkan kemalasan luas dan "penipuan" di antara orang kulit hitam, terutama bagi "negro bebas.", Ia meresepkan cambuk sebagai obat, yang akan membuat "orang kulit hitam bersyukur dan berterima kasih kepada orang kulit putih dan itu wajib ... karena orang kulit putih telah memulihkan daya sensasi dan menghilangkan kabut yang menutupi kecerdasannya. "Nama penyakit ini kurang lebih artinya" Persepsi orang Ethopia yang Abnormal. "
6. Seasonal Affective Disorder
Diera modern ... Orang-orang yang menderita "gangguan" dikatakan tertekan di musim dingin dan berbahagia di musim panas. Itu terdengar sangat mirip kegilaan. Datanglah ke Minnesota dan coba untuk tidak menderita. Perawatan yang populer untuk SAD termasuk terapi cahaya terang, di mana tatapan seseorang di sebuah cahaya terang selama 30-60 menit setiap hari, ionizers udara yang mahal, "simulasi fajar," dan bahkan antidepresan.
5. Chemophobia
Meskipun secara harfiah diterjemahkan menjadi "ketakutan terhadap bahan kimia," istilah ini digunakan oleh beberapa, ilmuwan psikolog dan organisasi untuk menggambarkan mereka yang peduli tentang "industri", "sintetik", "buatan," dan "buatan manusia" terutama berkaitan dengan makanan dan minuman.Sebuah artikel oleh American Enterprise Institute di chemophobia berani menyatakan "Ide palsu yang membuat tubuh kita menjadi 'tempat pembuangan limbah beracun' bukan hanya salah tetapi kontraproduktif." Apakah mereka benar-benar berpikir tidak ada korelasi antara tingkat meroketnya kanker dan peningkatan kimia aditif dalam pasokan makanan?Ini mungkin hanya masalah waktu sebelum psikiater menggunakan kata ini untuk menggambarkan orang yang menolak kemoterapi untuk kanker (yaitu Daniel Hauser mengidap "chemophobia").
4. Orthorexia Nervosa
"gangguan" ini mirip dengan chemophobia. Menurut penemunya, Steven Bratman, orthorexia, juga dikenal sebagai "gangguan pola makan ," adalah "Perasaan mendalam pada pola makan sehat dan tepat." Ini bisa termasuk orang yang menghindari lemak, gula, garam, kafein, alkohol, gluten, pengawet, makanan tambahan dan produk hewan, serta makanan mentah.Kondisi ini tidak secara resmi diakui oleh American Psychiatric Association, tapi masih dipromosikan oleh beberapa psikolog, dan outlet berita seperti ABC.Menurut pendapat saya, obsesi dengan makanan kesehatan yang menjadi merugikan individu harus dianggap sebagai bentuk OCD atau anoreksia, bukan "orthorexia."
3. Autisme/Asperger 's
Saya mengharapkan ini menjadi salah satu item yang lebih kontroversial pada daftar, tapi memungkinkan saya untuk membuat beberapa poin . Pertama, perhatikan tidak ada tes medis objektif untuk menentukan apakah seseorang autis. Hanya ada daftar berbagai sifat perilaku, beberapa di antaranya tidak cukup jeelas untuk banyak orang.Seharusnya gejala autisme yang diberikan oleh Autism Society of America, dan organisasi lain, termasuk "penekanan pada kesamaan," "sedikit kontak mata atau tidak," "fiksasi dengan subyek atau Obyek," dan Jadi dalam "cenderung menyendiri." dengan kata lain, jika anak Anda berbeda, mungkin malu atau introvert, mereka mungkin autis dan memerlukan terapi perilaku, pengobatan dan sekolah khusus.Apa yang saya temukan sangat palsu tentang autisme adalah "spektrum autisme," yang tampaknya setiap manusia bisa mengalaminya, dengan gejala yang samar seperti "penekanan pada kesamaan" dan "fiksasi dengan benda-benda tertentu atau mata pelajaran." Haruskah kita mulai beranggapan bahwa orang-orang yang punya tahi lalat, kista dan noda kulit tertentu mempunyai "spektrum kanker," atau orang dengan kulit cokelat pada "spektrum terbakar?"
2. ADHD
Tentu saja ada industri besar yang telah dikembangkan karena adanya dugaan sakit mental ini. Hampir enam juta anak di Amerika Serikat, sendirian, telah didiagnosis dengan gejala itu, dengan sebagian besar harus mengkonsumsi satu atau lebih obat tiap harinya.Banyak dari obat-obat ini, termasuk Lexapro, Adderall dan Ritalin, mengandung amfetamin berbahaya, yang terkenal dengan efek sampingnya yang sangat berbahaya termasuk sakit kepala kronis, tekanan darah tinggi, letargi, kejang, sistem kekebalan tubuh yang lemah, pertumbuhan terhambat, depresi, pikiran bunuh diri dan bahkan kematian; menurut FDA, Ritalin menyumbang kematian sedikitnya 186 anak-anak antara 1990 dan 2000.Sejumlah besar studi menunjukkan penyebab sebenarnya dari ADHD karena diet tinggi gula halus, bahan tambahan makanan dan alergen umum seperti gluten dan laktosa.Beberapa bahkan berpendapat bahwa hiperaktivitas adalah bagian normal dari anak - anak, dan bahwa banyak orangtua saat ini yang terlalu malas atau tidak efektif dalam usaha untuk mendisiplinkan anak-anak mereka.
1.Gangguan Kepribadian
Istilah ini menggabungkan selimut sindrom seperti skizofrenia, OCD, gangguan kepribadian antisosial, dan gangguan kepribadian borderline.APA mendefinisikan gangguan kepribadian sebagai definisi yang menimbulkan beberapa pertanyaan yang sangat penting tentang sifat, bukan hanya gangguan kepribadian "pola abadi pengalaman batin dan perilaku yang menyimpang nyata dari harapan budaya individu yang ditunjukkan itu.", tapi semua penyakit mental.Tampaknya dalam semua kasus, diagnosis bergantung pada standar budaya yang normal, dan bagaimana dengan adat-istiadat tertentu dalam budaya kita yang sewenang-wenang atau tidak bermoral?Berikut ini adalah dilema tambahan.
Kata-kata "gangguan" dan "penyakit" menyiratkan fungsi yang tidak mampu digunakan / cacat namun banyak orang dengan "penyakit mental" adalah orang-orang yang sangat sukses di berbagai bidang.Bill Gates misalnya, dianggap oleh banyak orang mengidap autis.Bagaimana jika beberapa "penyakit mental" sebenarnya adalah karunia yang memungkinkan orang untuk unggul di atas manusia "normal"?Pikirkan tentang yang satu itu.