Archive

Saturday, February 25, 2012

Evolusi Bentuk Bola di Piala Dunia

Fotografer Jerman bernama Jens Heilmann berhasil mengabadikan gambar bola piala dunia dari 19 ajang turnamen piala dunia. Bola-bola ini telah menjadi saksi betapa serunya disetiap pertandingan piala dunia.



Uruguay (2nd half), 1930


Italy, 1934


France, 1938


Brazil, 1950


Switzerland, 1954


Sweden, 1958


Chile, 1962


England, 1966


Mexico, 1970


West Germany, 1974


Argentina, 1978


Spain, 1982


Mexico, 1986


Italy, 1990


United States, 1994


France, 1998
South Korea, Japan, 2002


Germany, 2006


20 South Africa, 2010

sumber: http://jekethek.blogspot.com/2010/08/inilah-evolusi-bentuk-dan-model-bola.html

Cetak 15 Gol, Farri Masuk Kandidat Program Aspire (Naturalisasi Qatar)

Pemain sepak bola berbakat asal Indonesia telah lahir di Qatar. Dia adalah Syaffarizal Mursalin. Dia nyaris tak tersentuh pengamatan PSSI, meski berhasil menoreh prestasi di negeri kaya tersebut. Berikut catatan Kholili Indro yang baru pulang dari Qatar.
Farri, demikian sapaan akrab Syaffarizal Mursalin. Pemain yang biasa berposisi sebagai striker ini termasuk pemain muda yang cukup bersinar dalam kompetisi sepak bola junior Qatar.
Pemain berpostur 172 cm dan berat badan 65 kg ini menjadi pemain inti klub Al Khor junior. Dalam kompetisi junior (U-14) Qatar, dia telah mencetak 15 gol. Peluang menambah gol masih terbuka, karena masih ada empat pertandingan sisa.
Karena dinilai berbakat, Farri termasuk pemain asing Qatar yang masuk kandidat pemusatan latihan Aspire. Ini merupakan program jangka panjang Qatar untuk membina pemain berbakat yang punya prospek bisa dinaturalisasi menjadi pemain nasional Qatar.
Bila lolos masuk program Aspire, Farri akan mengikuti program Aspire, namun tetap membela klubnya jika kompetisi Liga bergulir.
Dalam kompetisi yang akan ber** Februari 2007 nanti, Farri masih masuk golongan anak-anak antara usia 12 hingga 14 tahun (bahasa Arabnya, Ashball). Pada Liga tahun depan Pemain asal Lhokseumawe ini bergabung dengan kelompok remaja antara usia 15-18 tahun (Nashein).
Meski masih anak-anak, Farri sudah mendapatkan bayaran dari klubnya. Sayang, baik Farri maupun ayahnya, Agri Sumarah, merahasiakan nilai bayaran itu. “Uang yang diberikan oleh klub cukup untuk jajan dan sebagian ditabung,” kata Agri.
Pengagum Thierry Henry ini masuk Qatar ketika masih berusia 4 tahun. Dia mengikuti ayahnya yang bekerja di Qatar Gas. Pada usia tujuh tahun, Farri mulai berlatih di Qatar dengan ditangani pelatih asal Inggris Mr Green. Pada tahun 2004 dia mengikuti seleksi, dan oleh tim pemandu bakat klub Al Khor, dia diajukan ke Qatar Football Association.
“Farri akhirnya diterima sebagai salah satu pemain asing yang bisa memperkuat Al Khor di Liga Qatar,” kata Agri.
Untuk diterima sebagai pemain Al Khor, lanjut Agri, Farri harus mengikuti pertandingan persahabatan selama setahun. Selama bertanding itu dia diawasi langsung tim pemandu bakat Qatar Football Association.


Farri mulai bertanding di Liga pada 2005 (usia 13 tahun). Saat itu dia langsung membawa Al Khor ke peringkat keempat dari 20 tim. (Untuk diketahui,m sebelumnya Al Khor tidak pernah bisa lolos ke babak 8 besar Liga U-12).
Selama berlatih di Qatar, Farri telah merasakan sentuhan tiga pelatih asing, yakni Mr. Green (Inggris) usia 7 s/d 12 tahun, Kapten Talla ( Mesir) usia 12 s/d 13 tahun, dan Elimer ( Hungaria ) usia 14 tahun.
Pemain yang juga senang bermain musik ini mengaku senang bermain bola di Qatar karena diperlakukan secara baik-baik oleh pemain lokal. “Saya ingin menjadi pemain profesional dan bermain di klub-klub besar Eropa,” cetus Farri.
Namun, tidak menutup kemungkinan Farri akan berkiprah di Indonesia. Membela Timnas PSSI?”Saya mau, tapi tergantung performa tim Indonesia sendiri,” ujarnya.

Pemain Sepakbola Luar Keturunan Indonesia

Berikut ini daftar nama pemain sepak bola keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri, yang berhasil saya kumpulkan dari berbagai sumber.

Kiper
1. Donovan Partosoebroto.
Pemain berusia 18 tahun ini kini membela tim Ajax junior.
Belakang:
2. Lucien Sahetapy. Pemain dengan posisi bek tengah ini pada awalnya bermain di klub Groningen pada tahun 1993. lalu pindah ke tim Divisi 1 Liga Belanda, BV Veendam.
3. Raphael Tuankotta. Pemain muda berusia 22 tahun ini kini memperkuat BV Veendam Junior.4. Estefan Pattinasarany. Pemain ini baru berusia 18 tahun dan kini masih memperkuat AZ Alkmaar Junior.
5. Michael Timisela. Pemain ini merupakan pemaian muda berbakat yang dimiliki tim Ajax Amsterdam. Di usianya yang memasuki 20 tahun, pemain kelahiran Paramaribo, Suriname ini telah menembus masuk ke tim utama Ajax.
jatwen13
6. Christian Supusepa. Pemain muda berusia 19 tahun ini, kini memperkuat tim Ajax Junior.
7. Justin Tahapary. Pemain kelahiran 23 Mei 1985 ini sejak tahun 2004 telah memperkuat FC Eindhoven.
8. Marvin Wagimin. Pemain yang baru berusia 18 tahun ini masih memperkuat tim VVV-Venlo di Divisi Satu Liga Belanda.9. Peta Toisuta. Pemain berdarah Maluku ini kini memperkuat tim Zwolle di liga Belanda.
10. Tobias Waisapy. Pemain berusia 18 tahun ini kini memperkuat tim Feyenord Junior.
11. Jefrey Leiwakabessy. Bek kiri kelahiran Arnhem ini sejak tahun 1998 telah memperkuat NEC Nijmegen. Dan sempat mencicipi timnas junior Belanda.12. Raymon Soeroredjo. Pemain kelahiran Oss 18 tahun yang lalu ini kini memperkuat tim Vitesse Junior.

13. Yoram Pesulima. Bek kiri kelahiran 9 Maret 1990 ini kini memperkuat tim Vitesse Junior.
Tengah:
14. Raphael Supusepa. Gelandang kiri yang lahir di kota Wormerveer ini kini memperkuat tim MVV aastricht. Pemain jebolan Ajax ini sebelum bermain di MVV sempat bermain di tim Excelsior dan ordrecht.15. Levi Risamasu. Pemain kelahiran Nieuwerkerk ini pernah memperkuat NAC Breda selama 4 musim Sebelum pindah ke tim AGOVV divisi satu Liga Belanda.
16. Marciano Kastoredjo. Gelandang yang juga bisa berperan sebagai bek kiri ini sebelum bergabung bersama tim De Graafschap pernah bergabung bersama tim Utrecht Junior.
17. David Ririhena. Bek ataupun gelandang kiri mampu dijalani olehpemain yang kini memperkuat TOP Oss di divisi satu Liga Belanda.
18. Joas Siahaija. Gelandang tengah kelahiran Maastricht 22 tahun yang lalu ini kini memperkuat kota kelahirannya, MVV.
19. Irfan Bachdim. Skuad inti tim tim FC Utrecht Junior A.(Sekarang sudah jadi WNI bermain di Persema MALANG
20. Radja Nainggolan. Bermain di Piacenza Primavera. Pinjaman daritim Germinal B. di liga
Depan:
21. Ignacio Tuhuteru. Pemain senior berusia 33 tahun ini kini memperkuat Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain jebolan Ajax Junior ini sempat malang melintang di beberapa klub seperti RBC Roosendaal, Dalian Shide China, Sembawang Singapura, Zwolle, Heerenveen, dan FC Groningen.22. Ferdinand Katipana. Pemain kelahiran Amersfoort 26 tahun silam ini sebelum bergabung bersama Haarlem, sempat bergabung di tim Utrecht Junior dan Cambur Leeuwarden.
Itu dia jago2 bola yang mungkin bisa dimanfaatin sama PSSI yang katanya mo ngadain piala dunia!!
(kaskus.us)
Selain Data Diatas nih masih ada lagi :salam kenal buat semuanya …! ini data para pemain keturunan Indonesia (Maluku, Indo-Belanda, Jawa-Suriname & Maluku-Suriname, juga Batak) yang bermain di mancanegara musim 2007-2008, tapi bukan WNI.
Divisi Utama
Bobby Petta = adelaide united (australia)
Charles Dissels = sparta rotterdam
Delano Hill = willem II tilburg
Demy de Zeeuw = az alkmaar
Denny Landzaat = wigan athletic fc (inggris)
Giovanni van Bronckhorst = feyenoord rotterdam
Jason Oost = vvv venlo
Jeffrey Altheer = excelsior rotterdam
Jeffrey de Vischer = aberdeen fc (skotlandia)
Jeffrey Leiwakabessy = allemania aachen (jerman)
Jhon van Beukering = nec nijmegen
Johnny Heitinga = ajax amsterdam
Michael Mols = feyenoord rotterdam
Michael Timisela = vvv venlo
Quido Lanzaat = pfc cska sofia (bulgaria)
Robin van Persie = arsenal fc (inggris)
Sigourney Bandjar = excelsior rotterdam
Divisi I
Bryon Kiefer = bv veendam
David Ririhena = top oss
Dominggus Lim-Duan = fc eindhoven
Ferdinand Katipana = cambuur Leeuwarden
Joas Siahaija = mvv maastricht
Justin Tahapary = fc eindhoven
Levi Risamasu = agovv apeldoorn
Lucien Sahetapy = bv veendam
Milan Berck-Beelenkamp = hfc haarlem
Radja Nainggolan = piacenza calcio (italia)
Randy Thenu = fc den bosch
Regilio Jacobs = top oss
Robbert Maruanaya = GA eagles deventer
Sergio Kawarmala = helmond sport
sergio van dijk = fc emmen
Junior
Andy Tahitu = de graafschap
Christian Supusepa = ajax amsterdam
Tobias Waisapy = feyenoord rotterdam
Tom Hiariej = fc groningen
Irfan Bachdim = fc utrecht
Stefano Lilipaly = fc utrecht
Django Ngutra = GA eagles deventer
Gino de Zeeuw = agovv apeldoorn
Yentl Heatubun = fortuna sittard
Jemayel Maruanaja = fortuna sittard
Njigel Latumaerissa = rkc waalwijk
Bryan Brard = vitesse arnhem
A (U-19)
Stefano Lilipaly = fc utrecht
Christian Supusepa = ajax amsterdam
Tim Hattu = vvv venlo
Jeffrey Hen = vvv venlo
Xander Houtkoop = sc Heerenveen
Edinho Pattinama = nac breda
Gaston Salasiwa = az alkmaar
Giovanni Kasanwirjo = ajax amsterdam
Raymond Soeroredjo = vitesse/agovv
Tobias Waisapy = feyenoord rotterdam
Jordao Pattinama = feyenoord rotterdam
Abel Tamata = psv eindhoven
Yael Heatubun = fortuna sittard
Django Ngutra = GA eagles deventer
Richie Pairun = cambuur Leeuwarden
Ruben Wuarbanaran = fc Den Bosch
Daniel Salakory = fc Den Bosch
Govanni Wilikin = top oss
B (U-17)
Anice Waisapy = vvv venlo
Cayfano Latupeirissa = nec nijmegen
Estefan Pattinasarany = az alkmaar
Joey Latumalea = fc groningen
Yoram Pesulima = vitesse/agovv
Marciano Leuwol = vitesse/agovv
Stevie Hattu = vvv venlo
Sonny Luhukay = vvv venlo
Masaro Latuheru = feyenoord rotterdam
Ferd Pasaribu = fortuna sittard
Jair Behoekoe Nam Radja = rkc waalwijk
Marinco Hiariej = bv veendam
Graham Bond = fc omniworld
C (U-15)
Brandon Leiwakabessy = nec nijmegen
Jordi Tatuarima = nec nijmegen
Levi Raja Boean = nec nijmegen
Rychto Lawalata = nec nijmegen
Benjamin Roemeon = vitesse/agovv
Delano Haulussy = GA eagles deventer
Ricarco Malaihollo = GA eagles deventer
Jordi Rakiman = cambuur leeuwarden
Kevin Pairun = cambuur leeuwardenD – E
Silgio Thenu = feyenoord D1 (U-13)
Niaz de Coninck = feyenoord D1 BVO (U-13)
Tom Titarsolej = psv eindhoven D3 (U-11)
Jamarro Diks = vitesse/agovv D1 (U-13)
Kevin Diks (Bakarbessy) = vitesse/agovv D2 (U-12)
Jerah Hukom = Vitesse/agovv D2 (U-12)
Jamarro Diks = vitesse/agovv D1 (U-13)
Shayne Pattynama = ajax amsterdam E3 (U-10)
Nathan Haurissa = fc den bosch D2 (U-12)
Sereno Latuhihin = fc den bosch D3 (U-11)
sedangkan nama-nama seperti Donovan Partosoebroto skrng menjadi asisten pelatih U-13 klub amatir HOOFDDORP,
Raphael Tuankotta main di klub amatir vv Holwierde, Marvin Wagimin (klub amatir Venlosche Boys A1), Petu Toisuta (klub amatir WSV Apeldoorn), Marciano Kastoredjo (klub amatir Haaglandia Rijswijk ZH), Ignacio Tuhuteru (klub amatir ROHDA Raalte), dan Raphael Supusepa sudah mengundurkan diri dari MVV alasan keluarga.
Sumber : http://denyacil.blogspot.com/2010/12/daftar-100-orang-lebih-nama-pesepakbola.html


Arthur Irawan : Pemain Indonesia Pertama di La Liga

Arthur Irawan dikontrak Espanyol | Boleh jadi namanya tak tenar seperti Bambang Pamungkas atau Irfan Bachdim di dunia sepakbola tanah air, tapi mendadak namanya tenar si Barcelona, apa pasal, karena dia adalah pemain Indonesia yang baru Espanyol, klub La Liga Spanyol yang saat masih bertengger di klasemen ketujuh di daftar peringkat La Liga. Sontak hal ini membuat namanya menjadi buah bibir, karena selama ini tak banyak pemain Indonesia yang mempunyai kesempatan berlaga di Liga top Eropa.

Arthur Irawan

Arthur Irawan tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di Lal Liga (bahkan beberapa referensi mengatakan sebagai pemain pertama di Asia Tenggara.

Dan uniknya, wlaupun catatan karir sepakbolanya lumayan mapan dan mentereng, namun ia sama sekali belum pernah membela Timnas Indonesia, pada seleksi Timnas U-23 beberapa waktu yang lalu, ia ditolak karena masih terlalu muda (saat itu usianya baru 17 tahun), ia bahkan sempat masuk nominasi pmain SAD yang berlaga di Liga Uruguay, namun oleh orang tuanya tidak mendapat izin, ia justru disarankan untuk melanjutkan pendidikanya di Inggris.

Arthur Irawan Espanyol

Di Inggris inilah Arthur sempat menjalani team coaching di Manchester United dan bergabung di Lytham Town FC (klub West Lancasshire Football League Division 2 Inggris Utara), dan selama di Inggris, ia banyak menjalani pertandingan persahabatan dan pertandingan eksibisi, dalam salah satu pertandingan, ternyata dilihat oleh pemandu bakat dari Espanyol, dan pemandu bakat itu tertarik dengan Arthur.

Arthur Irawan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKq40Jv1LZY8ZDeM2ipjGozlzb3NpQ9CGH5399oy83CACXt3dSH9nGfcZO8npxoMHgdf6cezYvPy89CYz9nvoTihR10Aw6VWLFl2iFLQ97eTSrfUofQJjd3JvcWZ8kLXWvMp_8Fww_zvc/s1600/5.jpg

Jadilah kemudian Arthur diberi kesempatan untuk bergabung di Espanyol di bawah kepemimpinan pelatih Joaquin Caparros. Bakat sepakbola yang luar biasa membuat pihak Espanyo menyebutnya sebagai Mutiara dari Indonesia dan langsung menyodorkan kontrak 4 tahun untuk bergabung di Espanyol.
Arthur Irawan Espanyol

Sekarang kita hanya bisa menunggu, semoga saja pemain kelahiran 3 Maret 1993 ini bisa membanggakan Indonesia.


Syaffarizal Mursalin Agri : Pemain Muda Indonesia yang Terancam di Naturalisasi Qatar

Syaffarizal Mursalin Agri seorang anak muda yang berwajah tampan adalah anak kedua dari seorang ayah bernama Agri Sumara dan ibu bernama Cut Mulidawati. Dia adalah anak asli Indonesia yang dilahirkan di Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh. Karena ayahnya bekerja disebuah perusahaan perminyakan Qatar Gas, maka sejak usia 4 tahun dia mulai menghirup udara dan tinggal mengikuti kedua orangtua serta kakak adiknya di negara Qatar di Timur Tengah jazirah Arab. Sejak kecil sudah menyukai untuk menyepak si kulit bundar. Inilah awal bakat anak muda ini mulai diketahui oleh orangtuanya.

Anak muda yang diberi nama Syaffarizal Mursalin ini dilahirkan pada tanggal 08 Agustus 1992, tetapi lebih suka disapa dengan nama pendek Farri Agri. Dengan postur tubuh tinggi 175 Cm dan berat badan 74 Kg, menempati posisi striker di Klub Al-Khor dan telah menjaringkan goal sebanyak 15 goal. Padahal waktu itu dia masih bermain untuk tim junior (U-14) kompetisi Qatar.

Bakatnya yang mulai tampak pada usia kanak kanak, telah diasah oleh pelatih asal Inggris Mr Green, padahal waktu itu usianya baru menginjak 7 tahun. Selama kurang lebih 3 tahun, bakat Farri diasah oleh pelatih Inggris itu untuk kemudian pada usia 12 - 13 tahun, mulai berganti pelatih yang mengasah bakatnya itu, yaitu Kapten Talla (Mesir) dan pelatih Hungaria Elimer saat usianya menginjak angka 14 tahun.

Farri mulai bertanding di Liga pada tahun 2005 (usia 13 tahun). Saat itu dia langsung membawa Al Khor ke peringkat keempat dari 20 tim yang mengikuti kompetisi. (Untuk diketahui, sebelumnya Al Khor tidak pernah bisa lolos ke babak 8 besar Liga U-12).

Untuk diterima sebagai pemain Al Khor, Farri harus mengikuti beberapa pertandingan persahabatan selama satu tahun. Dan selama mengikuti pertandingan-pertandingan itu, Farri diawasi langsung oleh tim pemandu bakat Qatar Football Association.

Pengangum Klub Arsenal dan Klub Barcelona ini, seri hangout bersama teman temannya untuk sekdar menonton film atau menikmati musik, karena diapun bisa memainkan beberapa musik instrumen. Parfun kesukaannya adalah Hugo Boss dan Lacoste. Dan meng-idolakan pemain jenius Thierry Henry dan Lionel Messi.

Karena dinilai sangat berbakat, Farri termasuk seorang pemain asing Qatar yang masuk kandidat pemusatan latihan Aspire. Ini merupakan program jangka panjang Qatar untuk membina pemain berbakat yang punya prospek bisa dinaturalisasi menjadi pemain nasional Qatar.

Pemain yang juga senang bermain musik ini mengaku senang bermain bola di Qatar karena diperlakukan secara baik-baik oleh pemain lokal. "Saya ingin menjadi pemain profesional dan bermain di klub-klub besar Eropa," cetus Farri yang berikeinginan suatu hari bisa berlaga di Liga Eropa.

Apakah anak muda tampan dan mempunyai bakat yang sangat baik ini harus terlewati begitu saja oleh para pengurus nasional sepak bola negeri ini? Farri merupakan aset pemain masa depan milik negeri ini yang saat ini masih mengasah kepiawaiannya dalam menggiring si kulit bundar di Al-Khor Qatar. Tetapi PSSI khususnya BTN, harus benar benar memantau anak muda berbakat ini dengan serius dan wajib hukumnya untuk dilibatkan sebagai pemain yang harus dipanggil untuk mengikuti TC ( penyaringan ) sebagai salah seorang skuad Timnas.

Mudah mudahan tulisan ini bisa mengisi dan menambah perbendaharaan para pemain muda Indonesia berbakat yang sedang terus mengasah kepiawaiannya di negeri orang, tetapi jangan sampai kita kecolongan dan gigit jari jika para pemain muda penuh harapan di Naturalisasikan negara lain. Itu akan menjadikan kerugian bagi negeri ini, karena aset berharga itu harus lepas dari tangan kita.


Kelahiran : 8th August 1992
Tinggi & Berat : 175 cm, 74 kg
Posisi : Striker, Right/left wing, Centre Midfield
Nomor Punggung : 19
Club : Al Khor SC
Orang tua
Nama Ayah : Agri Sumara
Nama Ibu : Cut Mulidawati
Urutan keluarga : Second child
Kakak : Jeihan (20 yrs)
Adik : Zazza (13 yrs), Ahfad (6 yrs)
Favorit
Hobbys : Hanging out with friends, movies, music
Warna : Red
Pemain Idola : Thierry Henry, Lionel Messi
Klub : Arsenal, Barcelona
Tim nasional : Spain
Film : Comedy, Action, Horror
Bintang film : Will Ferrell
Penyanyi :
Musik : Hiphop, RnB, Rock
Pakaian : POLO
Parfum : Hugo Boss, Lacoste
Makanan : Turkish, Italian
Minuman : Tea, Juice
Kota tempat tinggal: Doha
Tokoh :
Sepatu : Adidas F50+
Karir Sepakbola : Al Khor SC (2004 - present) 



sumber:  http://duaenam26.blogspot.com/2010/11/syaffarizal-mursalin-agri.html

Kisah Legenda No.7 Manchester United

fashingnet.com-Siapa sih yang tidak kenal Setan Merah? Sedikit banyak anda pasti tahu, menggemari, membenci atau bahkan memuja tim sepakbola yang satu ini: Manchester United. Tim asal Inggris yang berasal dari kota Manchester ini (ya iyalah… namanya aja Manchester United, masa dari Timbuktu) memang menjadi salah satu tim papan atas di Britania Raya setelah sukses merebut 11 gelar Premier League, 4 gelar Piala FA, 3 gelar Piala Liga, 8 Community Shield, 2 gelar Liga Champions, 1 gelar Piala Winners, 1 Piala Interkontinental, 1 Piala FIFA Club World Cup dan 1 Super Cup dalam dua dasawarsa terakhir. Di Liga Inggris sendiri, MU hanya bisa digantikan sebagai pemuncak oleh tiga tim, Arsenal, Chelsea dan Blackburn Rovers.

Dalam sejarah panjangnya, Manchester United selalu mencetak pemain-pemain berkelas. Nama-nama legendaris melenggang penuh pesona di lapangan hijau stadion kebanggaan Old Trafford untuk menyajikan permainan menawan. Dari seluruh pemain yang turun untuk Man Utd, pemain dengan nomor punggung 7 selalu menjadi sorotan. Kenapa? Entah kenapa seperti ada daya magis berlebih bagi pemain bernomor punggung ini bagi fans Setan Merah. Mereka yang memakai nomor punggung ini menjadi legenda hidup yang selalu dikenang sebagai terbaik di jamannya.

Berikut adalah tujuh pemain bernomor punggung tujuh milik Manchester United yang penuh pesona maupun kontroversi dari masa ke masa.


GEORGE BEST
(karir di MU: 1963-1974), Irlandia Utara, posisi FW/W, 470 penampilan, 179 gol.
Best yang lahir pada tanggal 22 Mei 1946 adalah seorang pemain sayap super yang mampu mengkombinasikan kecepatan, akselerasi, keseimbangan, kemampuan mencetak gol, kegesitan melewati hadangan lawan serta secara natural mampu menggocek bola sama baik dengan kedua kakinya. Masa kejayaan Best berlangsung di tahun 1968 ketika ia meraih gelar Pemain Terbaik Eropa dan merebut Piala Champion bersama MU. Selama karirnya yang cemerlang Best berhasil merebut simpati penggemar Setan Merah.

Begitu hebatnya Best sehingga IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) memilihnya di urutan 11 jajaran Pemain Terbaik Eropa Abad Ini dan peringkat 16 dalam pemilihan Pemain Terbaik Dunia Abad ini pada tahun 1999. Pele menyebutnya sebagai salah satu dari 125 Pemain Terbaik Dunia di peringkat 19 di belakang legenda Jerman Gerd Muller.

Sebelum era Beckham, George Best-lah yang menjadi 'seleb' atau pesohor bola Theatre of Dreams. Sayang gaya hidupnya yang senang berpesta membuatnya kecanduan alkohol yang pada akhirnya mengakibatkan kejatuhan karir dan kematiannya, Best meninggal di usia 59 tahun pada bulan November 2005. Begitu parahnya kecanduan ini hingga pada suatu ketika Best mencuri dompet seorang wanita tidak dikenal ketika dia bermain di Amerika hanya untuk membeli minuman keras. Namun sumbangannya bagi dunia sepakbola membuat nama Best tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Nama Best diabadikan sebagai nama bandara di Belfast City yang kini bernama George Best Belfast City Airport. Di Irlandia Utara, ungkapan apresiasi ini menjadi legenda: "Maradona good; Pelé better; George Best."


WILLIE MORGAN
(1968-1975), Skotlandia, W, 296, 34
Willie adalah panggilan kesayangan William Morgan yang lahir 2 Oktober 1944 di Sauchie, Clackmannanshire. Pemain bola asal Skotlandia ini bertipe sayap dan memulai karirnya di Burnley. Ia memperoleh tempat tetap di tim utama Burnley untuk menggantikan John Connelly yang hijrah ke Manchester United. Hebatnya, pada pertandingan Boxing Day melawan MU, Morgan mencetak dua gol pertamanya untuk membantu Burnley menghajar MU 6-1 di Turf Moor.

Musim panas 1968, Morgan didatangkan oleh Sir Matt Busby ke Man Utd untuk sekali lagi mengisi pos yang ditinggalkan oleh John Connelly. Morgan mencetak 34 gol selama karirnya untuk Setan Merah walaupun gagal menembus final Piala Champion setelah ditundukkan AC Milan. Tahun 1970 dan 1971, Morgan dianugerahi Supporters Player of the Year dua tahun berturut-turut. Pada tahun 1972, setelah bermain melawan Brazil mewakili negaranya, Morgan mendapat julukan 'Pemain Sayap Kanan Terbaik di Dunia' dan membawa Skotlandia ke putaran final Piala Dunia. Pada putaran 1973 – 1975, Morgan menjadi kapten Manchester United sebelum akhirnya pulang kembali ke Burnley untuk digantikan oleh Steve Coppell.


STEVE COPPELL
(1975-1983), Inggris, RM, 396, 70
Berakhirnya era Busby Babes pada tahun 70-an membuat prestasi Manchester United naik turun, begitu parahnya sehingga pada tahun 1975 Man Utd harus mulai berjuang dari divisi dua. Manajer Tommy Docherty memiliki solusinya, seorang pemain sayap kanan belia berusia 19 tahun yang pada saat itu masih kuliah di Liverpool University dan bermain untuk Tranmere Rovers. Docherty berebut dengan tim lain untuk mengontrak Steve Coppell yang memiliki teknik dan sikap menawan. Ketika tim lain mundur saat mereka menyadari fisik Coppell 'terlalu kecil', Docherty tidak ambil pusing. Sepuluh penampilan dan satu gol dari Coppell sedikit banyak membantu tim muda Docherty kembali ke divisi utama dalam waktu setahun.

Stephen James 'Steve' Coppell dilahirkan pada tanggal 9 Juli 1955 di Croxteth dan walaupun selalu terpesona oleh Liverpool, ia tidak memiliki masalah untuk bermain bagi tim rivalnya, Man Utd. Pada tahun 1976, setahun setelah naik ke divisi utama – Man Utd berhasil menembus final Piala FA sebelum akhirnya ditundukkan Southampton di final. Tahun berikutnya, Man Utd kembali ke final Piala FA untuk berhadapan dengan Liverpool yang sedang on fire dan mengejar gelar treble. Coppell dan kawan-kawan melupakan kenangan buruk tahun sebelumnya dan menundukkan Liverpool 2-1.

Delapan musim bermain di Old Trafford, Coppell bermain di bawah arahan tiga manajer: Docherty, Sexton dan Atkinson. Mereka selalu memberi tempat di tim utama bagi Coppell yang dari 395 penampilannya mencetak 70 gol. Hebatnya lagi, Coppell masih memegang rekor bermain sebagai starter untuk Setan Merah dalam 206 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.

Sayang karir pemain cemerlang ini terhenti di usia muda, pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Inggris dan Hungaria di Wembley, Coppell mengalami cidera serius dan walaupun telah melalui beberapa operasi penting, kesehatannya tidak pernah pulih. Coppell memutuskan untuk gantung sepatu pada bulan Oktober 1983 pada usia 28 tahun.


BRYAN ROBSON
(1981-1994), Inggris, CM, 461, 99
Bryan Robson yang lahir pada tanggal 11 Januari 1957 di Chester-le-Street, County Durham adalah pemegang ban kapten Manchester United terlama sepanjang sejarah. Sebelum bermain untuk Setan Merah, Robson meniti karir di West Bromwich Albion. Selain menjadi kapten MU, Robson juga menjadi kapten tim nasional Inggris untuk 65 pertandingan dari keseluruhan 90 penampilan.

Pemain yang sering dijuluki 'Robbo' atau 'Captain Marvel' ini dikontrak oleh Man Utd pada Oktober 1981 dan menjadi pemain termahal di liga Inggris saat itu. Rekor ini tidak akan terpecahkan hingga tahun 1987 ketika Liverpool membeli Peter Beardsley. Sebulan setelah dikontrak, Robson mencetak gol pertamanya bagi MU yang kelak berakhir 13 musim kemudian dengan hampir 500 penampilan dan mencetak 99 gol.

Robson menjadi kapten United pertama yang berhasil mengangkat trofi Piala FA untuk tiga musim (walaupun tidak berturut-turut) dan mengalami masa keemasan ketika United berhasil menundukkan Barcelona 2-1 di final Piala Winners 1991. Ini seperti membalas kegagalan Robson yang walaupun menyumbangkan dua gol di Old Trafford untuk mengalahkan Barcelona 3-0 setelah sebelumnya tunduk 2-0 di Nou Camp pada perempatfinal Piala Winner pada tahun 1984 namun akhirnya menderita cidera yang membuatnya tidak tampil maksimal saat Man Utd ditundukkan Juventus di semifinal ajang yang sama.

Robson mengakhiri karir panjangnya di Man Utd untuk mengejar karir sebagai pemain-pelatih bagi Middlesbrough. Selanjutnya, Robson juga melatih Bradford City, West Bromwich Albion, Sheffield United dan tim nasional Thailand.

Pada saat hijrah dari WBA dan ditanyakan apa alasannya bergabung dengan Manchester United, Robson menjawab dengan yakin. "Motivasi utamaku bukanlah uang. Aku hanya ingin menjadi pemenang."


ERIC CANTONA
(1992-1997), Perancis, FW, 185, 82
Dialah sang raja. Eric 'The King' Cantona mengawali karirnya di Manchester United pada pertandingan persahabatan melawan Benfica di Lisbon untuk memperingati ulang tahun ke 50 pemain legendaris Portugal, Eusébio. Pertandingan ofisial pertamanya adalah ketika Cantona masuk menjadi pemain pengganti pada saat derby dengan Manchester City di Old Trafford pada tanggal 12 Desember 1992.

Sebelum mendapatkan Cantona, MU mengalami musim yang menyesakkan, musim sebelumnya mereka hanya bisa menahan nafas melihat Leeds United meraih gelar dengan Cantona sebagai aktor utama Leeds. Musim ini mereka berada di belakang Aston Villa dan Blackburn Rovers yang saling berkejaran untuk meraih gelar liga, begitu juga tantangan maut dari kuda hitam Norwich City dan QPR. Masalah utamanya? Setan Merah tidak mampu mencetak gol. Brian McClair dan Mark Hughes kehilangan sentuhan, Dion Dublin cedera panjang dan Alex Ferguson pusing tujuh keliling.

Masuklah Cantona.

Dia mencetak gol, mengirim assist dan memberikan nuansa juara bagi Man Utd. Tepat seminggu setelah debut melawan The Citizens, Cantona mencetak gol pertama pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 saat berhadapan dengan Chelsea, tepat seminggu kemudian pada Boxing Day, Cantona membantu MU bangkit dari kekalahan 3-0 di babak pertama untuk memaksa imbang Sheffield Wednesday 3-3 dan mencetak gol keduanya. Namun justru dua minggu kemudian, 9 Januari 1993 saat berhadapan dengan Tottenham Hotspurs-lah Cantona menunjukkan kelasnya dengan mencetak satu gol dan membantu terciptanya 3 gol lain untuk hasil akhir 4-1 bagi MU. Musim itu berakhir dengan gelar juara Premier League dengan jarak 10 point dari peringkat kedua, gelar ini adalah gelar juara liga pertama bagi MU di ranah Inggris sejak tahun 1967.

Cantona menjadi pemain pertama – dan sampai saat ini satu-satunya – pemain yang pernah bermain untuk dua klub berbeda yang memenangkan Premier League dua tahun berturut-turut. Musim berikutnya, setelah berhasil mempertahankan gelar juara liga, Cantona mencetak dua gol penalti untuk memenangkan Piala FA dengan total angka 4-0 atas Chelsea. Cantona terpilih sebagai PFA Player of the Year musim itu.

Di musim ketiga, Cantona dan Man Utd sepertinya masih melanjutkan tradisi juara dengan permainan yang konsisten dan hasil yang bagus. Sayang semuanya berakhir berantakan dan MU harus menyerahkan tahta ke Blackburn Rovers. Semuanya bermula pada kejadian yang berlangsung pada tanggal 25 January 1995, Cantona yang sedang melangkah ke kamar ganti terprovokasi oleh Matthew Simmons, seorang hooligans Crystal Palace. Cantona yang tidak terima dengan ejekan Simmons melakukan tendangan kungfu diikuti oleh pukulan beruntun. Kasus yang menjadi berita utama di media Inggris dan dunia ini membuat Cantona menerima denda dan hukuman tidak boleh bermain selama setahun dalam pertandingan bola manapun di tanah Inggris dan Wales. Dalam sebuah konferensi pers dan di tengah serangan pertanyaan wartawan, Cantona mengeluarkan pernyataannya yang paling terkenal dengan tenang, "Ketika camar mengikuti kapal pukat, itu karena mereka pikir sarden akan dilemparkan ke dalam laut. Terima kasih banyak." Usai pernyataan itu, Cantona bangkit dari kursi dan melenggang pergi dengan santai dari hadapan pers.

Cantona yang meledak-ledak sering mengundang kontroversi, pada musim pertamanya dengan MU, Cantona memukul seorang fan Leeds yang meledeknya dan harus membayar denda. Di musim kedua, usai diusir keluar lapangan pada Piala Champions saat berhadapan dengan Galatasaray, Cantona beradu mulut dengan seorang wasit dan harus absen dalam lima pertandingan karena mendapat kartu merah pada dua pertandingan berturut-turut.

Setelah masa hukumannya selesai, Cantona tampil impresif pada debut melawan Liverpool. Ia mengirim assist untuk Nicky Butt dan mencetak satu gol penalti. Medio Januari, gol Cantona ke gawang West Ham United mengawali 10 kemenangan beruntun di liga untuk mengejar defisit 10 poin dari Newcastle United. Gol tunggal Cantona kembali terjadi pada beberapa pertandingan berikutnya, sekaligus ketika Cantona menciptakan gol untuk menyamakan kedudukan dengan QPR pada tanggal 9 Maret yang pada akhirnya membawa Man Utd merebut tahta dari Newcastle United. Mereka tidak tergoyahkan hingga akhir musim dan memenangkan gelar ketiga liga dalam empat musim terakhir. Tidak cukup itu saja, Cantona mencetak satu-satunya gol yang memberikan gelar Piala FA bagi MU saat berhadapan dengan Liverpool dengan sebuah gol indah yang mungkin gol terbaik Cantona sepanjang masa. Cantona kembali dari masa-masa gelap dalam hidupnya untuk membawa Man Utd menjadi tim pertama yang dua kali memenangkan gelar ganda.

Kepergian Steve Bruce di musim berikutnya menahbiskan Cantona sebagai kapten United, sekaligus sang raja di Old Trafford. Dengan barisan pemain muda seperti Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt dan Gary Neville dalam bimbingannya, Man Utd mempertahankan gelar di musim berikutnya. Sayangnya, secara mengagetkan Cantona memutuskan bahwa ini adalah musim terakhirnya bermain sepakbola profesional dan ia menggantungkan sepatu di usia 30 tahun.

Eric Cantona bersumpah kalau ada satu-satunya alasan dia kembali ke dunia sepakbola Inggris, itu hanyalah untuk dan hanya untuk menjadi orang nomor satu di Manchester United.


DAVID BECKHAM
(1992-2003), Inggris, RM, 294, 85
Di masa surutnya 'pemerintahan' King Eric, karir seorang pemain muda berbakat justru dimulai. Namanya Beckham, David Beckham, mungkin selebritis bola terbesar sepanjang jaman. Dibesarkan sebagai bagian dari Fergie's Fledgling seperti halnya Ryan Giggs, duo Gary dan Phil Neville, Nicky Butt dan Paul Scholes serta pemain baru lain seperti Solksjaer dan Roy Keane, Beckham hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum ia masuk ke tim utama. Di awal debutnya di Setan Merah, Beckham justru mengenakan nomor punggung keramat dunia sepakbola, nomer 10 yang ditinggalkan oleh Mark Hughes. Pada pertandingan perdana melawan Galatasaray pada tahun 1994, Beckham mencetak gol untuk membantu MU memenangkan pertandingan 4-0.

Musim berikutnya Becks – panggilan Beckham, dipinjamkan ke Preston North End untuk mencari pengalaman di luar Man Utd. Hal yang paling mengesankan? Becks mampu mencetak gol langsung dari sebuah tendangan penjuru. Musim berikutnya Becks kembali ke squad Setan Merah.

Nama pemuda tampan kelahiran 2 Mei 1975 di Leytonstone, London ini menjadi buah bibir ketika di tahun 1996, ia mencetak gol ajaib saat Man Utd berhadapan dengan Wimbledon. Kenapa gol itu begitu spesial? Karena Becks mencetak gol dari tengah lapangan, kemampuannya jelas bukan main-main. Pada saat itulah mata publik mulai memperhatikan pemuda yang sensasional ini. Pada musim itu, Becks dianugerahi PFA Young Player of the Year.

Begitu hebatnya kemampuan pemuda Beckham di mata Alex Ferguson, tahun berikutnya, Becks mendapatkan nomer punggung 'kehormatan' yaitu nomer 7 ketika pos itu ditinggalkan Eric Cantona. Sayang kepergian sang raja membuat United seperti anak ayam kehilangan induk dan Arsenal memanfaatkan kesempatan untuk meraih gelar juara.

Masa keemasan Becks datang di tahun 1999 ketika ia menjadi bagian dari sejarah dengan membawa Man Utd memenangkan tiga gelar juara, Piala FA, juara Liga Inggris dan juara Piala Champions. Ketiga gelar ini diraih dengan kemenangan fantastis yang harus direbut dengan perjuangan sepanjang musim. Musim berikutnya, Becks berhasil menjadi runner up European Footballer of the Year dan FIFA World Player of the Year di belakang Rivaldo. Hasil ini juga membantunya menjadi kapten tim nasional Inggris mulai dari tahun 2000 hingga 2006 sebelum ia mundur dari jabatan tersebut.

Hubungan renggang dengan pelatih legendaris Sir Alex Ferguson usai pernikahannya dengan Victoria Adams anggota Spice Girls membuat Becks angkat kaki dari Old Trafford dan memilih Santiago Bernabeu sebagai tujuan berikutnya. "Tidak pernah terjadi masalah sampai ia menikah. Dia biasa berlatih di akademi pada malam hari dengan tekun, dia anak muda yang fantastis. Memasuki pernikahan dengan sorotan dunia entertainment bukanlah hal yang mudah – sejak saat itu, hidupnya tidak pernah sama lagi. Begitu besarnya dia sebagai selebritis, sepakbola hanya menjadi bagian kecil kehidupannya." ungkap Sir Alex Ferguson ketika menyoroti pernikahan Beckham.

Pada kali lain, Sir Alex juga menyatakan kekagumannya, "Beckham berlatih dengan kedisplinan untuk mendapatkan akurasi yang tidak dipedulikan pemain lain."

CRISTIANO RONALDO
(2003-2009), Portugal, RM, 292, 118
Pemuda kelahiran 5 Februari 1985 bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro ini mungkin salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, pemain sayap yang bisa didorong ke depan lengkap dengan akselerasi yang hebat, kaki yang lincah, tendangan dan sundulan yang akurat serta tajam.

Saat pertama kali bergabung dengan Manchester United Cristiano Ronaldo menginginkan nomor punggung 28, sama seperti yang ia gunakan di Sporting. "Ketika aku bergabung, manajer menanyakan nomor punggung mana yang aku inginkan. Aku bilang 28. Tapi Ferguson bilang tidak. 'Kamu akan mengenakan nomor punggung 7'. Nomor punggung itu adalah legenda dan menjadi penambah motivasi."

Ronaldo memulai debutnya bagi Setan Merah sebagai pemain pengganti dalam duel melawan Bolton Wanderers. Gol pertama Ronaldo dicetak melalui tendangan bebas ketika MU mengalahkan Portsmouth 3-0 pada tanggal 1 November 2003. Ronaldo-lah pencetak gol United ke-1000 dalam kompetisi Liga Inggris pada tanggal 29 Oktober 2005 walaupun pada saat itu MU menderita kekalahan 1-4 di tangan Middlesbrough. Di musim pertamanya, Ronaldo mencetak 10 gol di semua kompetisi dan gelar FIFPro Special Young Player of the Year pada tahun 2005 jatuh ke tangannya.

Musim berikutnya permainan Ronaldo yang mulai menyatu dengan teman satu tim membuahkan hasil, permainan MU berkembang pesat. Bulan November dan Desember 2006 Ronaldo mendapatkan penghargaan Barclays Player of the Month, pemain ketiga dalam sejarah Premier League yang meraih penghargaan ini berturut-turut setelah Robbie Fowler pada tahun 1996 dan Dennis Bergkamp di tahun 1997. Golnya ke gawang Manchester City pada tanggal 5 Mei 2007 menahbiskan gelar Premier League pertama setelah empat tahun Setan Merah tanpa gelar dan sekali lagi Ronaldo terpilih menjadi penerima penghargaan FIFPro Special Young Player of the Year. Penghargaan ini kemudian disusul dengan gelar PFA Players' Player of the Year dan PFA Young Player of the Year sekaligus PFA Fans' Player of the Year untuk melengkapi hattrick penghargaan yang diberikan padanya dalam satu musim.

Menyadari kemampuannya yang diatas rata-rata, Man Utd memutuskan untuk memperpanjang kontrak Ronaldo dan memberikan bayaran mingguan tertinggi sepanjang sejarah United untuknya. Di tahun yang sama Ronaldo menjadi runner up Ballon d'Or di belakang Kaká dan berada di tempat ketiga FIFA World Player of the Year di belakang Kaká dan Lionel Messi.

Di partai final Piala Champions di akhir musim 2007-2008 melawan rival satu liga, Chelsea, Ronaldo mencetak gol pembuka setelah menit ke-26 walaupun kemudian Chelsea mencetak gol balasan dan pertandingan harus diperpanjang ke adu penalti. Ronaldo gagal mencetak gol pada adu penalti dan MU seakan sudah kehilangan harapan untuk memenangkan gelar. Beruntung, keajaiban terjadi. John Terry terpeleset karena licinnya lapangan dan tembakannya melenceng. Setan Merah memenangkan Piala Champions dengan kemenangan 6-5 atas Chelsea. Musim hebat itu diakhiri Ronaldo dengan penghargaan UEFA Fans' Man of the Match melalui penampilannya di final Piala Champions. Sepanjang musim Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi, 4 gol lebih sedikit dibandingkan rekor 46 gol dalam semusim yang diciptakan Denis Law pada musim 1963-1964.

2 Desember 2008, Ronaldo menjadi pemain Man Utd pertama yang meraih Ballon d'Or sejak George Best di tahun 1968 dan mengungguli rival terhebatnya, Lionel Messi. Dia juga menjadi pemain Premier League pertama yang mendapatkan gelar FIFA World Player of the Year, juga pemain Portugal pertama sejak Luis Figo di tahun 2001.

Memperoleh segalanya di Manchester United membuat Ronaldo jenuh, konon dia ingin tantangan baru dan menyampaikan niatnya untuk hijrah ke Real Madrid, tim yang telah mengejarnya sejak dua tahun belakangan. Setelah musim sebelumnya berusaha keras menahan kepergian Ronaldo, Ferguson akhirnya mengijinkan anak emasnya itu pindah dan kucuran dana hebat Real Madrid menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai pemain termahal dunia.

BONUS: MICHAEL OWEN
Michael James Owen lahir 14 Desember 1979 di Chester, Inggris. Mengikuti jejak ayahnya bermain bola, Owen mengawali karir di Liverpool pada tahun 1996 dan masuk ke tim utama sejak Mei 1997. Di musim pertamanya, Owen memuncaki tangga top skor, prestasi ini diulanginya di musim berikut. Masa keemasannya hadir pada tahun 2001 ketika Liverpool memenangkan Piala UEFA, Piala FA dan Piala Liga. Hasil ini menghadirkan penghargaan Ballon d'Or bagi Owen. Selama karirnya di Liverpool, Owen mencetak 118 gol dalam 216 penampilan.

Di tingkat nasional, Owen dipanggil masuk ke timnas di tahun 2008 untuk menjadi pemain Inggris termuda di Piala Dunia. Di sana, ia juga menjadi pencetak gol termuda. Penampilannya di Piala Dunia 1998 menjadi sorotan dan pujian pengamat, ia mencetak gol lagi bagi timnas Inggris di Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan Euro 2004. Owen adalah satu-satunya pemain yang telah mencetak gol di empat turnamen besar bagi Inggris.

Tahun 2004 Owen pindah ke Real Madrid namun gagal menempati starting lineup, walaupun begitu Owen berhasil mencetak 13 gol. Musim berikutnya Owen pulang ke Liga Inggris untuk bergabung dengan Newcastle United, karirnya seakan membaik di awal musim, sayang cidera memaksanya absen hingga 18 bulan. Ketika kembali ke lapangan hijau, dia menjadi kapten The Magpies dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Newcastle sepanjang musim. Sayang prestasi The Magpies hancur lebur. Di akhir kontraknya, Newcastle terdegradasi ke divisi 1 dan Owen pun angkat kaki ke Theatre of Dreams dengan status bebas kontrak.

Kepergian sang mahabintang Cristiano Ronaldo membuat kostum bernomor punggung 7 tanpa nama. Sir Alex Ferguson memberikan kostum legendaris itu pada Owen. Ia mencetak gol perdana bagi MU pada pertandingan persahabatan melawan Malaysian XI sebagai pemain pengganti. Gol resmi pertamanya hadir ketika MU mengalahkan Wigan Athletic 5-0 dan hattrick pertamanya sejak 2005 hadir ketika MU mencukur Wolfsburg 3-1 di ajang Piala Champions.

Seberapa jauh legenda nomor punggung tujuh akan tersemat di kostum Owen?


Sumber gambar dan artikel: Wikipedia & Internet

Robot Land, Segera Dibangun di Korea



Tidak tahu kapan pastinya ini akan selesai (walaupun disebut 2012) tapi minimal duitnya sudah ada nih!

Korea telah memastikan untuk membangun Robot Land yaitu sebuah kawasan yang akan "berbau" robot dengan total investasi mencapai US$ 600 juta.




Di dalam Robot Land ini terdapat exhibition halls yang pastinya untuk pameran robot juga, fasilitas belajar dan juga theme/ water park.

Oh iya, nantinya (kalau jadi) akan dibangun Robot Taekwon V dengan tinggi 111 m serta restoran Robo Cafe yang semua pelayannya robot.











Original By : PhantomViva3